Dampak Stres pada Kesehatan Tubuh

Dampak Stres pada Kesehatan Tubuh

Stres dan tekanan hidup saat ini hampir dialami oleh semua orang. Nyatanya bagi sebagian orang kondisi ini bahkan bisa sangat membahayakan kesehatannya. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan adanya beberapa efek stres terhadap kesehatan mental dan fisik.

Ketika sedang stres, suatu bagian otak yang disebut sebagai hipotalamus memicu pelepasan hormon adrenalin dan kortisol. Adrenalin meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, sedangkan kortisol menaikkan gula darah.

Dampak yang bisa ditimbulkan akibat stres seperti dikutip dari News Max Health, antara lain :

  1. Kanker dan Gangguan Imun
    Sistem imun alami tubuh dirancang untuk melindungi kita dari bahaya langsung. Stres kronis dapat merusak sistem tersebut dan justru menghambat kerja sistem imun. Akibatnya, risiko kanker dan masalah kesehatan lainnya akan meningkat.
  2. Penyakit Jantung
    Stres merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung,” ungkap Chauncey Crandall, MD, salah satu ahli jantung.
    Salah satunya seperti kasus penyakit jantung yang terjadi pada Mantan Presiden AS, George W. Bush. Tim dokternya meyakini bahwa penyakit jantungnya muncul karena efek stres yang ia alami saat masih menjabat sebagai presiden.
  3. Masalah Berat Badan
    Stres dapat membuat seseorang menjadi makan berlebihan. Makan berlebihan ini pun biasanya berupa makanan yang tinggi kalori. Padahal obesitas dan kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, kanker dan depresi.
  4. Depresi dan Kecemasan
    Stres memiliki dampak langsung dan nyata pada kesehatan mental. Stres kronis menyebabkan depresi, atau justru memperburuk depresi yang ada sebelumnya.
  5. Rambut Rontok
    Kerontokan rambut juga sering terjadi akibat stres. Saat stres, efek yang diberikan terhadap rambut antara lain alopecia areata (sel darah putih ‘menyerang’ folikel rambut); telogen effluvium (rambut berhenti tumbuh); dan trikotilomania (kerontokan ekstrem akibat stres, cemas, tegang, kesepian, atau frustrasi).
  6. Sindrom Metabolik
    Orang yang mengalami stres kronis berada pada risiko lebih besar untuk terkena sindrom metabolik, yang merupakan kombinasi dari diabetes, tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, obesitas, dan kadar kolesterol abnormal. Jika terjadi bersamaan, maka akan meningkatkan risiko penyakit jantung (sumber: health[dot]detik[dot]com).Yuk lindungi kesehatan kita dengan konsumsi FIFORLIF SUPER FIBER secara rutin sehari 2x untuk seluruh anggota keluarga kita.TIDAK USAH MENUNGGU DATANGNYA PENYAKIT.
    SEHAT SAMPAI TUA TANPA SAKIT-SAKITAN
    —————————–

    Salam Hangat,
    F I F O R L I F 

    BERANI COBA
    BERANI SEHAT

    WA : 085204064931  WA otomatis langsung klik https://goo.gl/sZKM7v
    www.ramuanpelangsing.club

error: Content is protected !!